Perbedaan Marmer Alami, Granit Alami dan Granite Tile, Serta Keramik

Pertanyaan yang tidak pernah lelah untuk ditanyakan semua orang adalah, “Apa bedanya marmer dengan granit? Lalu apa bedanya granite tile dengan keramik?” Mari kita kupas karakteristik tiap material ini dengan praktis agar para pembaca bisa membedakan mereka dengan mudah.

Pertama, mari kita bahas karakteristik Marmer dan Granit alami. Hal yang paling utama dalam membedakan batuan alami dan tile-tile yang buatan adalah ketebalan. Karena diambil dari mineral yang tersedimentasi di dalam tanah, batu Marmer dan Granit alami berbentuk bongkahan-bongkahan besar yang bisa dipotong sesuai ketebalan yang diinginkan. Saat dipoles sampai mengkilap, kedua batuan alami ini mengeluarkan tampilannya yang memukau dan kita kenali di bangunan-bangunan mewah di sekitar kita. Dan karena marmer dan granit dipotong dari bongkahan yang tebal, maka ujung-ujungnya seringkali tumpul atau tidak bisa serapi granite tile dan keramik yang dibentuk oleh cetakan manusia. 

Ya, karakteristik kedua dan paling menonjol untuk membedakan kedua batuan alami ini adalah gambar permukaannya yang abstrak dan artistik. Marmer memiliki permukaan khas berupa corak garis urat halus, yang seringkali ditiru oleh makanan atau lukisan abstrak, sedangkan permukaan Granit alami memiliki corak bintik-bintik abstrak, seperti percikan tinta, tumpahan kopi bubuk, dan/atau pasir yang ditiup angin di tanah. (kasih contoh gambar marmer dan granit yang paling beda). Dari dua karakteristik saja para pembaca pasti bisa membedakan batuan alami dengan granite tile buatan manusia. 

3 Alasan Mengapa Memilih Granite Tile

Lalu dua hal berikutnya yang paling berbeda dari granite tile adalah permukaan yang halus dan ketebalan yang minimum. Lain dengan Marmer dan Granit alami yang dipotong dari bongkahan batu besar, granite tile dibentuk dari tanah liat yang dibakar pada suhu tinggi dan dicetak setipis mungkin sesuai ukuran dan corak yang diinginkan, biasanya Setelah dicetak, granite tile dilapisi lapisan bening yang menutupi pori-pori permukaan (glazing) sehingga tile menjadi mengkilap dan licin, anti-noda, dan anti-gores.

Pembeda yang paling terakhir dan paling praktis adalah harga. Untuk Marmer dan Granit alami yang pasti harganya lebih tinggi karena diambil dari alam yang jumlahnya terbatas. Kalau granite tile harganya sangat terjangkau (bahkan oleh masyarakat non-sultan) dan lebih mudah dipasang.

Jadi kapan kamu memasang granite tile untuk rumahmu? 

Perbedaan Marmer Alami, Granit Alami dan Granite Tile, Serta Keramik

Perbedaan Marmer Alami, Granit Alami dan Granite Tile, Serta Keramik

Pertanyaan yang tidak kalah sering untuk ditanyakan semua orang adalah, “Bagaimana caranya membedakan granite tile dan keramik?” Sebenarnya tidak sesulit yang kita kira juga! Granite tile dan keramik pada dasarnya menggunakan bahan dasar tanah liat dan melewati proses...

Apakah Lantai Keramik Ramah Lingkungan?

Apakah Lantai Keramik Ramah Lingkungan?

Salah satu tren yang besar dewasa ini di bidang konstruksi adalah bangunan yang ramah lingkungan. Banyak pemerintah yang mengharuskan para pembangun untuk memasukkan isu ini pada rencana pembangunan. Mereka menginginkan bahan yang ramah lingkungan dan proses...

4 Tips Utama untuk Menjaga Lantai Tetap Bersih

4 Tips Utama untuk Menjaga Lantai Tetap Bersih

Faktor terpenting dalam menjaga kebersihan lantai adalah memilih ubin yang tepat untuk rumah Anda, berdasarkan pada lokasi dan kondisi sekitar lingkungan rumah. Banyak orang bertanya-tanya bagaimana cara terbaik menjaga lantai ubin baru yang indah agar tetap bersih...

3 Alasan Mengapa Memilih Granite Tile

3 Alasan Mengapa Memilih Granite Tile

"Granite Tile" seringkali merupakan pilihan yang sempurna karena sekarang memiliki desain / warna / corak yang bermacam-macam ditambah lagi kelebihannya dalam hal: serba guna, daya tahan dan terjangkau. Serba Guna "Granite Tile" dapat diproduksi untuk meniru berbagai...

× Chat